Buyers Guide

Bentley Mulsanne

Year
2017
Harga
n/a
Bentley Mulsanne

Overview

Mulsanne adalah sedan flagship Bentley, yang membuatnya lebih istimewa dan bahkan lebih mewah ketimbang Flying Spur. Sementara Flying Spur dibuat untuk pelanggan yang suka mengemudikan kendaraannya sendiri, Mulsanne (dan Mulsanne Extended Wheelbase) berorientasi pada kustomer yang lebih menikmati berkendara sebagai penumpang.

Sejarah

Nama Mulsanne sendiri berakar dari kesuksesan Bentley di ajang Le Mans, pada era awal balap mobil (lima kemenangan antara tahun 1924 dan 1930). Secara khusus, nama ini mengacu pada Mulsanne Straight, satu lokasi dimana mobil-mobil balap bisa dipacu hingga kecepatan tertinggi mereka.

Namun, sejarah modern hanya melihat nama ‘Mulsanne’ sebagai mobil ekstra besar, ekstra mewah yang berat. Semenjak tahun 1980, Mulsanne hanyalah menjadi versi lain dari Rolls-Royce Silver Spirit, dan penambahan varian Turbo dan Turbo R malah membuat pasaran sedan Mulsanne menjadi kian lesu. Mulsanne bukanlah sebuah mobil sport; ia adalah sebuah sedan mewah yang eksklusif.

Pada tahun 1998, Bentley Mulsanne, Turbo R, dan Brooklands yang lebih murah, dianggap telah ketinggalan jaman, dan meskipun mereka tampak anggun dan memiliki interior yang indah, ketiga model mobil mewah ini sangat berat dan lamban jika dibandingkan dengan model-model kontemporer BMW, Mercedes-Benz, dan flagship mobil Audi, sehingga mereka digantikan dengan sedan baru yang lebih ringan dan responsif, Arnage, yang juga dibangun berbasiskan model mobil Rolls-Royce.

Tapi, kala itu, BMW telah membeli Rolls-Royce, dan Volkswagen kemudian mengambil kepemilikan Bentley. Jadi, untuk sementara waktu, Bentley Arnage memiliki mesin V8 dari BMW. VW akhirnya menghidupkan kembali mesin pushrod ‘klasik’ V8 6.75-liter Rolls-Royce/Bentley, dan ditransplantasikan pada Arnage untuk model tahun 2000.

Mesin V8 tersebut, hingga saat ini, menjadi dapur pacu Bentley Mulsanne, meskipun telah mengalami pengembangan dan peningkatan kinerja yang jauh lebih baik.

Generasi Terbaru

Dengan diselesaikannya produksi Arnage berbasis Rolls-Royce pada tahun 2009 (hanya 147 unit yang terjual pada tahun itu), Bentley akhirnya bisa memperkenalkan sendiri andalan mereka: sebuah sedan mewah yang akan diposisikan head-to-head dengan Rolls-Royce Phantom, sementara Flying Spur akan bersaing dengan Rolls-Royce Ghost.

Bentley Mulsanne generasi baru ini terbukti sukses, membukukan 1.000 unit penjualan saat memasuki model kedua tahun produksinya, 2012. Kesuksesan ini diantaranya berkat mesin V8 twin-turbo 6.75-liter yang telah dimodifikasi, yang mampu menghasilkan torsi 752-ft.lbs hanya pada 1.750 rpm. Dan jika itu tidak cukup, varian Mulsanne Speed menawarkan power hingga 530 tenaga kuda dengan torsi 811-ft.lbs.

Mulsanne Speed mampu melesat dari 0-60 mph dalam tempo 4.8 detik saja, dengan kecepatan tertinggi hingga 180 mph atau 290 km/jam. Perlu diingat, ini adalah mobil mewah sepanjang 220 inci yang beratnya hampir tiga ton, dan tidak memiliki sistem all-wheel drive untuk membantu akselerasinya! Jadi, kinerja Mulsanne tergolong luar biasa untuk sedan mewah sekelasnya.

Untuk update terbaru di tahun 2017, kabarnya Bentley Mulsanne akan mendapatkan revisi di sektor suspensi, mounting mesin, teknologi Driver Assist, hingga update pada styling eksterior dan interiornya.

Why Consider One

Karena kendaraan yang dibangun secara hand-built saat ini makin langka, nilai USD 300,000 atau kisaran Rp 3,98 miliar yang menjadi banderolnya (di pasaran AS) dirasa wajar. Terlebih, kenyamanan dan fitur-fitur baru yang ditawarkan, membuat Anda makin menikmati pengalaman berkendara dalam kemewahan bersama Mulsanne.

Untuk detail informasi Bentley Mulsanne click disini