Menilik Sejarah Singkat Mercedes-Benz 170VS 1938

Menilik Sejarah Singkat Mercedes-Benz 170VS 1938 Setiap tahun ada saja event-event motorsport, entah di dalam ataupun di luar negeri. Namun puluhan tahun ke belakang ada satu event yang menggabungkan antara balapan dan mendaki gunung, yaitu Deutsche Alpenfahrt yang diselenggarakan pada tahun 1938 dan 1939. Sebuah olehraga yang mungkin akan menguras tenaga, karena saat itu peserta diharuskan menempuh perjalanan sejauh 1600 km yang dimulai dari Munich-Pegunungan Alphine dan berakhir di Wina.

Menilik Sejarah Singkat Mercedes-Benz 170VS 1938 Namun ini bukan mengenai olahraganya yang akan kita bahas, karena disini kita akan membahas salah satu mobil legendaries yang pernah digunakan dalam event Deutsche Alpenfahrt tersebut, yaitu Mercedes-Benz ‘Gelandesport Zweisitzer’ 170VS 1938 yang hanya diproduksi 10 unit.

Sesuai brosur, kendaraan tersebut memang diproduksi khusus untuk mengikuti ajang balap ekstrim, karena Mercedes-Benz 170VS 1938 juga dilengkapi dengan tas alat, serta dua ban cadangan jika terjadi insiden di arena balap panjang.

Menilik Sejarah Singkat Mercedes-Benz 170VS 1938 Selain itu, bumper kendaraan ini juga tidak seperti mobil pada umumnya, karena untuk 170VS ini batang bumper sengaja dipasang di bagian belakang mobil. Desain ini berfungsi sebagai pijakan co-driver meningkatkan beban tambahan ketika mobil menghadapi medan licin.

Mobil ini memiliki tubuh tipe convertible/cabriolet 2 pintu dengan mesin yang diposisikan di depan memasok daya ke roda belakang. Mercedes-Benz 170 VS adalah salah satu dari jajaran mobil W 136 dari Mercedes-Benz yang didukung oleh mesin berkapasitas 1,9 liter.

Menilik Sejarah Singkat Mercedes-Benz 170VS 1938 Powerplant kendaraan ini memiliki fitur katup samping, 4 tata letak silinder, dan 2 katup per silinder yang mampu menghasilkan output daya sebesar 59 bhp pada 3.600 rpm dan dikirim ke roda melalui transmisi manual 4 kecepatan. Dengan berat 1000kg, kendaraan ini mampu melesat hingga kecepatan tertingginya hingga 112 km/jam.

KOMENTAR (0)