Suzuki Ingatkan Punya Bengkel Body and Paint

Sebagai pelingkatan layanan maksimal kepada konsumen, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memanfaatkan Gaikindo Indonesia International Motor Show 2018 mengingatkan lagi memiliki fasilitas Bengkel Body and Paint.

Diklaim layanan purnajual seperti Body and Paint ini berstandar internasional pertama di Indonesia yang siap menjaga tampilan mobil tetap mulus.

 

“Sebagai bagian dari komitmen Suzuki memberikan layanan terbaik untuk konsumen setianya, kami menghadirkan bengkel body and Paint sebagai pelengkap layanan purnajual Suzuki,” buka Riecky Patrayudha, Head of Service 4W. 2W & Marine PT SIS.

Riecky menambahkan, “Layanan ini kami hadirkan untuk mengakomodir konsumen yang memerlukan perbaikan pada body dan cat kendaraan. Dengan penerapan standar internasional, konsumen akan mendapatkan layanan terbaik untuk kendaraannya. Selain itu, kami juga ingin semakin memperkuat kerjasama dengan pihak asuransi guna meng-over unit populasi Suzuki yang besar.”

 

Bengkel Suzuki Body and Paint memiliki standar seperti area workshop berupa working stalls, prep booth, spray booth dan area quick repair. Selain itu, tiap bengkel juga dilengkapi Collision System yang menangani masalah benturan pada mobil. Para konsumen juga dimanjakan dengan wifi gratis, bar, ruangan full AC, televisi dan musholla untuk menambah kenyamanan selama berada di bengkel Body and Paint.

Suzuki Vitara

Selain memiliki peralatan dan sumber daya manusia yang handal sesuai standar nternasional, fasilitas bengkel Body and Paint juga meliputi klaim perbaikan dari asuransi maupun pribadi, One Day Repair untuk perbaikan ringan, garansi cat selama tiga bulan dan tentunya High Quality Control oleh teknisi yang mumpuni dalam proses perbaikan. Apabila konsumen tidak sempat ke bengkel, layanan Suzuki Body and Paint menyediakan layanan Storing Service untuk towing dari lokasi konsumen agar bisa diperbaiki di bengkel.

Dari segi teknis, bengkel Suzuki Body and Paint menyediakan beberapa layanan unggulan di antaranya adalah Car O Liner dengan sistem kalibrasi digital yang bertujuan mengembalikan rangka mobil yang rusak agar kembali presisi sempurna seperti sediakala. Untuk sistem pengelasan, bengkel Suzuki Body and Paint juga menggunakan peralatan Spot Welding, Co2 Welding dan Washer Welding, guna mendapatkan hasil pengelasan yang sempurna dan tidak menyebabkan kerusakan struktur ataupun kerusakan pada panel lainnya.

Teknik pengecatan pada Suzuki Body and Paint juga modern dengan menggunakan bantuan komputer dan dikerjakan oleh tinter yang sangat berpengalaman sehingga diperoleh hasil warna yang akurat sesuai dengan keinginan konsumen. Catnya menggunakan pabrikan cat standar dan mutu terbaik sehingga dapat memberikan tampilan warna terbaik bagi kendaraan konsumen. Di samping itu, spray booth terdiri dari ruangan pengecatan kedap debu yang menjaga daya tahan cat dan bebas bercak.

Bengkel Suzuki Body and Paint kini sudah tersedia di 20 titik di Indonesia yang meliputi Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, Bali, Lombok, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang mengakomodir unit entry 4.500 unit/bulan. Dan untuk kedepannya, Suzuki Body and Paint memiliki visi 2020 dengan mengedepankan penggunaan water based system dan area coverage diseluruh provinsi di Indonesia dengan total 46 bengkel Body and Paint terstandarisasi yang mampu menampung unit entry hingga 8.000 unit/bulan.

Tidak hanya mengutamakan kepuasan konsumen lewat layanan purnajual, Suzuki juga berkomitmen untuk turut serta dalam meningkatkan kontribusi pendidikan di Indonesia. Di pergelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, Suzuki melalui program Suzuki Peduli Pendidikan mendonasikan satu unit Baleno Hatchback cut model kepada SMK PGRI 3 Malang. Donasi ini nantinya akan digunakan sebagai bahan pembelajaran mengenai body and paint di sekolah tersebut.

“Melalui donasi ini, kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat untuk kegiatan pembelajaran di SMK PGRI 3 Malang khususnya untuk kelas body and paint. Semoga para siswa semakin terpicu dan tertarik memperkaya ilmu pengetahuannya dibidang otomotif, Sehingga para siswa bisa siap dalam mengakomodir kebutuhan industri otomotif,” Tutup Riecky.

KOMENTAR (0)