Restorasi Camaro Z28 1972, 'Reinkarnasi' dalam 20 Hari

 

Project-O sukses merestorasi Chevy Camaro Z28 keluaran 1972./ Foto-foto: Otoblitz

Di tahun 2009, Otoblitz sempat melakukan proyek yang terbilang 'nekad', yaitu merestorasi sebuah Chevy Camaro Z28 keluaran 1972. Saat itu, Chevy Camaro ini rencananya akan disandingkan dengan Chevy Camaro 2010 'Bumblebee' -yang menuai ketenaran di film Transformers, yang dijadwalkan akan rilis perdana di Indonesia bulan Agustus 2009, di sebuah mal di bilangan Jakarta Selatan.

BACA JUGA : Restorasi Renault 5 TL 1975, 'From Junkz to Blingz' Perdana

Sportscar klasik lansiran Chevrolet ini awalnya diambil dari Desa Cihideung pada tahun 2007. Camaro yg berada dalam kondisi 'mengenaskan' dan hanya tinggal bodinya saja ini, kemudian 'diselamatkan' untuk direstorasi oleh team Project-O yang dikomandoi bos Otoblitz, Azman Osman.

Memang, saat itu kedengarannya cukup mustahil untuk menyelesaikan proses restorasi sebuah mobil klasik yang hanya tinggal bodinya saja ini, dalam waktu 20 hari. Namun, tak ada kata mustahil bagi Azman Osman. Ia tetap yakin bahwa restorasi sang Camaro akan dapat diselesaikan dalam tempo kurang dari 3 minggu. Karenanya, untuk melengkapi bagian-bagian dari bodi Camaro yg akan direstorasi ini, ia pun kemudian membeli sebuah Chevy Camaro kedua yg sama persis dari AS pada tahun berikutnya.

BACA JUGA : Generasi Baru Honda S2000 Segera Hadir

Project-O juga dibantu langsung oleh Classic Industries, USA, dalam mendatangkan sparepart mesin Z28 dari Amerika Serikat. Selain itu, dukungan penuh dari PT General Motor Autoworld Indonesia, ATPM Chevrolet di Tanah Air, membuat team Project-O semakin antusias untuk menjalankan restorasi Camaro '72 ini. Akhirnya, proses restorasi pun dimulai pada 1 Agustus 2009. Setelah 3 hari pertama dilakukan pemasangan body parts dari Camaro kedua pada Camaro yg akan direstorasi, bodi panelnya pun disematkan. Di hari ke-4, restorasi dilanjutkan dengan proses sandblasting yg dilakukan oleh team TOS Sandblasting Specialist, yang dipimpin Seto.

BACA JUGA : Video: Sejarah Desain Camaro Versi Pertama

Proses sandblasting ini menggunakan pasir silica dengan mesh 40:60, dan prosesnya sendiri dikerjakan oleh team yg terdiri dari 1 org blaster, 2 griller pasir dan 1 orang yang berjaga di kompresor. Jarak antara blaster dengan bodi mobil adalah 30-50 cm, dan prosesnya diselesaikan dalam 2 hari. Untuk menghindari timbulnya karat setelah proses sandblasting, dilakukan pengecatan pre-med, setelah bodi mobil 'ditiup' untuk membersihkan seluruh debu yang tertinggal pada permukaannya.

Hari ke-6, dilakukan pekerjaan chrome oleh Anton Morgan, spesialis electroplating, yang akan melapis ulang bemper, grille dan list-list bodi sang Camaro klasik. Di hari ke-6 ini pula, pengerjaan interior juga mulai digarap oleh Simon Hermanto dari Tomo Leather, untuk memperbaiki doortrim, jok, serta bagian-bagian interior lainnya dalam waktu 1 minggu.

Di hari ke-12 restorasi, beberapa perubahan pada Camaro Z28 ini pun mulai terlihat. Di hari ini pula, bertempat di garasi Project-O, bagian-bagian mesin Chevy Camaro '72 ini akan dipasang dan dinyalakan pertama kalinya oleh team NKJ yang dikomandoi Iwan Setyawan. Selain itu, team bodyworks dari Project-O pun bersiap untuk pengerjaan penghalusan bodi mobil, karena keesokan harinya restorasi akan memasuki proses pengecatan detail.

Selain itu, memasuki minggu kedua ini dipersiapkan pula detail carpetting yang dilakukan oleh Galeri Aulia yang dikomandoi Chatmo. Disini, Chatmo melakukan tahapan pertama yaitu pembuatan pola setelah diukur sesuai dengan lekukan bodi mobilnya. Kemudian, pola ini akan diaplikasikan pada bahan karpetnya, hingga membentuk hasil akhir yang diinginkan. Proses ini sendiri akan memakan waktu sekitar 5-7 hari.

Memasuki hari ke-13, Camaro siap menjalani proses detail paintwork, yang digarap oleh Anton Lisman. Proses detailing ini akan menyempurnakan proses restorasi tahapan sebelumnya, agar bodi mobil bisa tampil 'kinclong' lagi seperti semula. Warna yang dipilih adalah orange-diamond, dimana ada nuansa sparkling gold dan biru yang akan timbul. Setelah itu, dilakukan proses stripping di motor-cut dan bagasinya, sebelum akhirnya dirapikan lagi dengan high solid clear coat dari Space Shaker.

Setelah proses pengecatan selesai, di hari ke-14 'leluhur sang Bumblebee' ini pun menjalani proses graphic detailing, seperti di kap mesin dan bagasi belakang, yang dilakukan oleh Airbrush & Stripping Specialist, Oye. Usai pengerjaan graphic detailing, keesokan harinya proses restorasi pun dilanjutkan dengan pemasangan dan pengelasan bagian-bagian mobil lainnya, interior, karpet, pemolesan bodi hingga finishing touch, yang memakan waktu tiga hari.

Nah, walau menemui beberapa kendala dalam proses restorasi, team Project-O tetap tak kenal lelah dalam mewujudkan 'reinkarnasi' Chevy Camaro Z28 keluaran 1972 ini. Akhirnya, pada tanggal 18 Agustus 2009 pukul 04.35 subuh, keseluruhan proses restorasi Camaro berkelir orange inipun rampung, untuk kemudian disandingkan dengan 'saudara muda'-nya, Chevy Camaro 2010 'Bumblebee', yang telah menunggu untuk diluncurkan di salah satu mal di bilangan Jakarta Selatan. Mantap! **MS

Project Name: Project-O Camaro Z28 1972 - Full Restoration

Vehicle: Chevy Camaro Z28 1972

Time: 20 days

Restorer: Project-O

Project Captain: Azman Osman

Project Support:

Detail Professional Paintwork: Anton Lisman

Electroplating Specialist: Anton (Anton Morgan)

TOS Sandblasting Specialist: Seto

Seatmaker Specialist: Simon Hermanto (Tomo Leather)

Engine Tuning & Undercarriage Specialist: Iwan Setyawan (NKJ)

Interior Carpet Specialist: Chatmo (Galeri Aulia)

Rate this article:
(Average Rating 0 Based on 0 rating)

GARAGE Updates

GARAGE Updates


Related Articles


Most Popular