Peeble Beach - Left ad
Ferrari Festival of Speed - Jakarta 2017 -Right ad

Hadir di BCMS 2, Mitsubishi Retro Bali Tampilkan Enam Mobil

Beberapa komunitas dan klub otomotif ikut meramaikan gelaran Bali Classic Motor Show edisi kedua, yang digelar pada 14-23 Agustus di pelataran Lotte Mart, Denpasar. Salah satunya adalah komunitas pecinta mobil Mitsubishi lawas, yaitu Mitsubishi Retro Bali (MRB) yang di BCMS 2 ini menampilkan 6 mobil.

MRB sendiri merupakan sebuah tempat berkumpulnya para penggemar Mitsubishi tipe apa saja, tapi pastinya yang sudah tergolong retro-klasik, semisal Lancer SL dari tahun 1981-1984; lalu ada juga Galant tahun 1978-1983.

BACA JUGA : Kazero Tuning, Spesialis Retro Klasik Segala Merk Mobil

Menanggapi gelaran BCMS 2 ini, Billy, salah satu anggota Mitsubishi Retro Bali mengatakan bahwa ajang ini semakin meriah dan bagus, karena banyak sekali mobil-mobil yang jarang ditemui di jalanan hadir di ajang ini. Bahkan, ada pula beberapa mobil yang tidak pernah 'nongol' di ajang pameran lainnya, namun tampil di acara ini ini.

"Kami dari MRB sudah dua kali ikut hadir di BCMS ini. Karena menurut saya, BCMS ini sangat menginspirasi kita. Karena dengan adanya BCMS, kami sebagai anak retro semakin semangat buat melestarikan mobil tua dan disini merupakan tempat yang pas buat silahturahmi dengan para pecinta mobil tua yang ada di Bali bahkan yang hadir dari seluruh Indonesia," kata Billy.

BACA JUGA : Heritage Motor Centre, Tampilkan Sejarah Industri Mobil di Inggris

Sedikit mengupas MRB, ada yang unik dari komunitas mobil retro ini, karena di dalam MRB ini tidak ada yang namanya Ketua. "Semuanya adalah anggota keluarga," demikian kata Billy, saat ditemui Otoblitz.net di lokasi acara BCMS 2 beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : Lane Motor Museum, Tampilkan Eksotisme Mobil Eropa

Dirinya juga menambahkan, MRB dibentuk sejak tahun 2014, berawal dari 4 orang yang senang nongkrong. Hingga kini, MRB telah memiliki 24 anggota yang semuanya suka turing. "Bagi saya, semua yang tergabung dalam MRB ini orangnya asyik, santai, suka nongkrong, santun, namun jangan salah kita juga bisa diajak 'gila' lho. Tapi, 'gila' dalam artian yang positif, karena kita juga suka main tanah alias offroad," pungkas Billy sumringah. **MS/ Foto-foto: Dok. MRB

Rate this article:
(Average Rating 4.8 Based on 6 rating)

NEWS Updates


Related Articles


Most Popular