Esemka: Riwayatmu Kini  

 

Esemka: Riwayatmu Kini   

Ditunggu-tunggu  di pameran GIIAS 2017 tak muncul, salah satu mobil Esemka justru terpergok tengah meluncur di jalanan Kota Solo, pekan lalu. Penampakan kendaraan pikap kabin ganda tersebut kontan bikin heboh ketika diunggah para netizen di media sosial.

Esemka: Riwayatmu Kini   

Pasalnya, seperti terlihat di foto, mobil berplat nomor AD 9130 XO dan berkelir putih dengan tulisan Esemka Digdaya itu bak “copy-paste” dari Foday F22 asal negeri China yang  didesain dan diproduksi oleh Guangdong Foday Automobile (GFA).

Esemka: Riwayatmu Kini    Kabarnya, mobil ini dibekali mesin berkapasitas 2.000 cc dengan tenaga 100 kW, torsi 300 Nm, dan transmisi lima percepatan manual. Namun, untuk tipe mesin belum diketahui jenisnya. 

Dari segi dimensi, memiliki panjang 5219 mm, lebar 1870mm, tinggi 1844mm, dan sumbu roda 3100 mm. Sedangkan dimensi bak berukuran panjang 1497 mm, lebar 1499 mm, dengan tinggi 530 mm.

Esemka: Riwayatmu Kini   

Sistem pengendalian menggunakan hydrolic power steering layaknya mobil modern saat ini. Untuk fitur keselamatan, sistem pengereman depan dilengkapi cakram plus boosterAnti-lock Braking System (ABS), serta Electronic Brakeforce Distribution (EBD) yang berfungsi memperpendek jarak pengereman.

Untuk suspensi sendiri, bagian depan sudah dialokasikan model double wishbone, dengan peredam double action hydrolic. Sedangkan bagian belakang menggunakan Axle Rigid per daun dengan peredam yang sama di bagian depan.

Esemka: Riwayatmu Kini   

Namun, jika benar Digdaya merupakan bentuk lain dari Foday F22, maka ini seperti pengulangan dari produk Esemka sebelumnya: Rajawali dan Bima yang diciptakan sebagai hasil bermitra dengan beberapa pihak, termasuk Foday.

Esemka Rajawali dibuat berbasis Chery Tiggo untuk purwarupa Rajawali I, dan Foday Exploler 6 untuk Rajawali I Alpha, serta penggunaan basis Jonway A380 untuk model Esemka Rajawali R2.

Esemka: Riwayatmu Kini   

Esemka Rajawali sendiri pernah dinyatakan gagal lolos Uji Emisi Euro-2 di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BMPT) Serpong, Tangerang Selatan. Menurut Kementerian Perhubungan, mereka tidak bisa menerbitkan Sertifikat Uji Tipe Esemka Rajawali lantaran produksi CO berada di angka 11.63 gram/kilometer dan HC+NOx 2,69 gram/kilometer. Padahal, batas maksimumnya hanya 5,0 gram/kilometer untuk CO dan 0,70 gram/kilometer untuk HC+NOx.  Namun, belakangan tim Esemka melakukan penyesuaian dari aspek teknis, yang akhirnya mengantarkan Rajawali dinyatakan lulus uji emisi.

Esemka: Riwayatmu Kini   

Nama Esemka – sebuah kendaraan yang awalnya digagas Sukiyat, seorang pria asal Trucuk, Klaten, dengan mengajak siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk merakit Kiat Esemka pada tahun 2008 – sempat mencuat setelah dipakai sebagai kendaraan dinas Joko Widodo (kini Presiden Indonesia) saat menjadi Walikota Surakarta.

Di bawah bendera PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), mereka kemudian melakukan perluasan kerjasama hingga bermirtra dengan GFA dan sejumlah pabrikan China lainnya di tahun 2010.

Esemka: Riwayatmu Kini   

Sebagaimana dikutip Antara, pesanan Esemka sempat menembus 7.000 unit, dan PT SMK menyatakan siap memproduksinya pada Juli 2013. Namun, faktanya, sampai hari ini tak satu pun Esemka Rajawali ditemui mengaspal di jalan. 

Tahun 2016, PT SMK meleburkan diri dengan PT Adiperkasa Citra Lestari, dan melahirkan bendera baru: PT Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH). Pada tahun itu pula Esemka memperoleh izin produksi di pabrik mereka yang berlokasi di Boyolali.

 Esemka: Riwayatmu Kini   

Dan, sejak tahun lalu, beredar kabar bahwa PT ACEH siap meluncurkan tiga produk andalan mereka bulan November 2017; masing-masing Esemka Digdaya, Esemka Bima, dan Esemka Borneo. 

Esemka: Riwayatmu Kini   

Esemka Bima merupakan kendaraan pikap yang mengandalkan mesin berkapasitas 1,3 liter. Sementara Esemka Borneo (minibus) menyasar segmen transportasi dengan menggunakan mesin 2,7 liter. Secara desain, tampilannya mirip Toyota Hiace.

Esemka: Riwayatmu Kini   

Kendati belum ada informasi lengkap mengenai ketiga produk tersebut, namun pihak Esemka sudah membuka pemesanan melalui kolom komentar di Instagram dengan menyebar formulir yang harus diisi data diri calon konsumen, beserta informasi metode pembayaran (kontan atau kredit). Hanya ada tiga warna yang disediakan: Hitam, putih, dan silver. Tentang harga, sampai saat ini belum “bocoran”. Jadi, sabar-sabar saja.

 

TAGS

KOMENTAR (0)