Wabah Virus Corona Menggerogoti Suzuki Global

Wabah Virus Corona Menggerogoti Suzuki Global

Baru-baru ini Suzuki Motor Corp mengumumkan penjualan global pada periode April-Juni 2020 mengalami penurunan drastis hingga 64% atau hanya mencapai 263.000 unit. Dan yang lebih parah lagi adalah penjualan di pasar India yang anjlok sebesar 82% karena hantaman wabah virus Corona. Selama ini pasar otomotif India boleh disebut sebagai pasar otomotif terbesar alias mesin uang bagi Suzuki Motor Corp. Sedangkan penjualan Suzuki di Jepang dan Eropa merosot karena dampak wabah virus Corona yang berujung pada minimnya pembelian.

Menurut laporan Refinitiv (global provider of financial market data and infrastructure) yang bermarkas di New York (Amerika Serikat) dan London (Inggris), Suzuki Motor Corp meraih  operating profit sebesar  Yen 1,3 miliar (US$ 12,29 juta atau Rp 180 miliar). Angka tersebut menunjukkan kinerja bisnis yang tergolong “lampu merah”. Namun hal  itu masih lebih baik mengingat prediksi kerugian Suzuki Motor Corp yang mencapai  Yen 38 miliar atau Rp 3,2 triliun. Penutupan sejumlah pabrik Suzuki Motor Corp akibat wabah virus Corona telah menyebabkan kerugian Yen 15,4 miliar (Rp 2.1 triliun) dalam tahun 2020. Pada sisi lain, Suzuki Motor Corp telah mendapatkan dana talangan  sebesar Yen 400 miliar (Rp 55 triliun) dari sejumlah kreditor untuk melewati masa sulit ini.

KOMENTAR (0)