Optimisme Suzuki, PPnBM Mampu Dongkrak Penjualan

Optimisme Suzuki, PPnBM Mampu Dongkrak Penjualan

Pemerintah sudah memberikan PPnBM 0 persen untuk kendaraan bermotor. Masyarakat mulai bisa melakukan pembelian mobil dengan harga yang bisa dibilang cukup terjangkau. Beberapa Agen Pemegang Merek (APM) sudah melakukan perhitungan harga mobil yang mulai diberlakukan Maret 2021.

Ditargetkan penjualan tahun ini mencapai 810 ribu unit target dari tahun ini tumbuh 40-50% berbanding hasil tahun 2020. Bila melihat data ritel Gaikindo tahun 2020 di angka 578.327 unit, sedangkan wholesales di angka 532.027 unit. Data tahun 2020 ini akibat efek pandemik Covid-19, terjun bebas 44,5% dari tahun 2019 yang bukukan ritel 1.043.017 unit.

Optimisme Suzuki, PPnBM Mampu Dongkrak Penjualan

Donny Saputra, Direktur Marketing PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, PPnBM memang bisa meningkatkan penjualan produk Suzuki, khususnya Ertiga dan XL7 yang masuk ke dalam daftar mobil Suzuki yang mendapatkan insentif PPnBM.

“Secara kalkulasi kami sudah melakukan studi, kemungkinan ada kenaikan kira-kira 20%.  Ini estimasi Suzuki dari dua produk yang masuk insentif. Untuk volume berkisar 6.250 unit per bulan,” tambahnya.

Optimisme Suzuki, PPnBM Mampu Dongkrak Penjualan

Donny menambahkan, dengan adanya produk yang diberi insentif ini, akan memicu konsumen melakukan pembelian. “Dampaknya seperti efek bola salju, jadi memicu konsumen untuk melakukan pembelian, dan pastinya memberikan efek yang besar,” tambah dia.

Donny pun memaparkan sejak diumumkan pada 1-4 Maret ini ada lonjakan penjualan sampai 42%. “Kami masih evaluasi seiring berjalannya waktu. Ada lonjakan kenaikkan dari faktor kebijakan. Dan ini data sementara,” tambah dia.

KOMENTAR (0)