Mobil Kelamaan Tidur di Garasi ? Waspadai Komponen Ini

Mobil Kelamaan Tidur di Garasi ? Waspadai Komponen Ini

Merebaknya wabah virus Corona yang belum jelas kapan selesainya memberikan dampak langsung terhadap penurunan aktivitas masyarakat yang membuat mobil semakin jarang dipakai. Karena  mobil lebih banyak tidur di garasi, tentunya berpotensi menyebabkan kerusakan pada sejumlah  komponen vital. Intinya,   tidak ada jaminan bebas masalah untuk mobil yang jarang dipakai. Jadi perhatikan baik-baik sejumlah komponen berikut ini pada mobil yang terlalu lama tidur di garasi.

Mobil Kelamaan Tidur di Garasi ? Waspadai Komponen Ini

  1. Baterai Lemah

Ini masalah klasik yang selalu terjadi  ketika pertama kali mencoba menghidupkan mesin  mobil yang sudah terlalu lama tidak dipakai. Baterai yang lemah karena mengalami penurunan daya listrik secara otomatis akan menyebabkan mesin sulit dihidupkan. Penurunan daya listrik  berbeda-beda kondisinya tergantung mutu dan usia baterai. Pendek kata,  semakin tua usia  baterai  maka semakin cepat mengalami penurunan  kemampuan  menyimpan  daya listrik. Sebaiknya panaskan  mesin secara berkala sekitar 10-15 menit setiap beberapa hari sekali tanpa  menghidupkan sistem kelistrikan  lainnya. Jangan lupa  jalankan mobil untuk mengoptimalkan pengisian daya listrik pada baterai.

Mobil Kelamaan Tidur di Garasi ? Waspadai Komponen Ini

  1. Ban Kempis

Tekanan angin yang  berkurang karena  mobil lama terparkir menyebabkan bagian ban yang kontak  langsung dengan permukaan jalan  akan menjadi rata dan  membuat  ban  tidak lagi bundar utuh. Akibatnya, ketika mobil  dijalankan kembali akan terjadi ketidakseimbangan pada pengendalian.  Minimal, maju mundurkan  mobil dengan cara  masuk-keluar garasi secara rutin agar ban berganti posisi tumpuan dan  tekanan angin  terdistribusi merata.

Mobil Kelamaan Tidur di Garasi ? Waspadai Komponen Ini

  1. Bensin Mengendap

Iklim tropis di Indonesia menghasilkan  udara lembab yang menyebabkan pengembunan pada tangki dan saluran bahan bakar jika mesin lama tidak dihidupkan. Dalam jangka waktu tertentu,  bahan bakar  akan tercampur dengan uap air yang menguap sehingga  menurunkan kualitas bahan bakar dan  berpotensi menyebabkan karat pada tangki atau  saluran bahan bakar yang terbuat dari logam. Untuk bahan bakar solar  terutama  bio-diesel, jika lama didiamkan  akan terjadi endapan yang menyumbat saluran bahan bakar. Saat memanaskan mesin diesel, cek indikator water separator dan filter bahan bakar pada meter cluster. Sebaliknya pada mesin bensin, sering-sering memanaskan secara berkala.

Mobil Kelamaan Tidur di Garasi ? Waspadai Komponen Ini

  1. Karat Cakram Rem

Ketika mobil lama tidur di garasi yang lembap, maka karat   akan muncul  pada rotor cakram. Hal itu terjadi karena proses oksidasi antara lingkungan dengan benda logam.  Jika didiamkan  akan menyebabkan  performa rem berkurang dan  menimbulkan bunyi saat mobil pertama kali dioperasikan. Lebih baik menjalankan  mobil secara berkala karena karat pada rotor  cakram akan hilang karena gesekan dan sekaligus merasakan jika ada malfungsi pada sistem rem.

Mobil Kelamaan Tidur di Garasi ? Waspadai Komponen Ini

  1. Kuman dan Debu AC

AC mobil yang jarang beroperasi menyebabkan endapan debu dan kuman pada   bagian dalam saluran  yang berdampak terhadap kualitas udara dalam kabin mobil. Sebaiknya, saat memanaskan mesin  sebaiknya sambil menyalakan AC  agar seluruh sistem dapat berfungsi dengan prima dan sekaligus memaksimalkan  sirkulasi udara pada kabin mobil.

KOMENTAR (0)