Komponen Slow Moving Tetap Punya Usia Pakai

Komponen Slow Moving Tetap Punya Usia Pakai

Kendaraan bermotor terdiri atas  berbagai komponen yang masing-masing memiliki  usia atau masa pakai tertentu. Salah satunya adalah  engine mounting alias dudukan mesin. Kendati  termasuk suku cadang jenis  slow moving alias jarang diganti karena  masa dinasnya tergolongpanjang, engine mounting bisa saja  mengalami kerusakan dan harus diganti.  Secara teknis,  engine mounting adalah komponen yang bertugas meredam  getaran mesin saat beroperasi. Tanpa engine mounting, getaran mesin  diteruskan ke bodi sehingga  mengganggu komponen lain dan mengurangi  kenyamanan penumpang. Biasanya, engine mounting terdiri atas  pelat baja dan karet tebal  yang dihubungkan  ke mesin dengan  baut.  Tidak ada patokan  pasti kapan engine mounting  harus diganti, namun kondisi pemakaian mempengaruhi usia pakai komponen tersebut.  Contohnya,  mobil yang dipakai  setiap hari di wilayah perkotaan dan  mengalami kemacetan akan   membuat usia pakai  komponen menjadi  lebih pendek. Begitu pula  jarak tempuh setiap pemakaian dan kecepatan yang digunakan.

Mendeteksi Kerusakan Engine Mounting

Engine mounting yang sudah minta diganti  bisa dirasakan dari dalam kabin melalui tanda-tanda kerusakan seperti  di bawah ini.

  1. Bunyi-bunyi saat mesin dihidupkan

Kerusakan komponen  sudah bisa dirasakan  sejak pertama kali mesin dinyalakan. Engine mounting yang rusak  tidak bisa menahan getaran mesin sehingga mesin akan menimbulkan bunyi gludug-gludug. Hal ini biasanya ditandai karet engine mounting yang retak atau sobek.

  1. Memasukkan gigi dan melepas kopling

Bunyi dan getaran mesin akan bertambah  saat memasukkan gigi dan melepas kopling.  Karena  engine mounting tidak lagi kuat menahan  getaran mesin, maka mesin bergoyang mengayun.

  1. Suara mesin kasar saat berjalan

Bunyi gludug-gludug tersebut akan semakin terasa saat mobil berjalan dan  semakin kasar jika engine mounting sudah semakin parah kerusakannya. Bunyi dan getaran  akan semakin terasa saat mobil melaju dengan  kecepatan tinggi atau melewati jalanan yang tidak rata.

Tanda-tanda yang ditimbulkan bisa sangat berbeda pada setiap varian mobil. Untuk mobil dengan penggerak roda belakang, kerusakan engine mounting akan membuat mesin bergetar sangat keras saat mesin dihidupkan. Biarpun komponen  ini berjumlah lebih dari satu, sebaiknya  mengganti seluruh unit engine mounting.

KOMENTAR (0)