Radiator Coolant, Perhatikan Jenisnya

Radiator Coolant, Perhatikan Jenisnya

Mesin-mesin mobil masa kini bekerja dengan kondisi ekstrem. Rasio kompresi tinggi, ruang mesin yang padat, beban  kerja tinggi menyebabkan mesin selalu berada dalam kondisi panas terus menerus. Itu sebabnya, mesin masa kini membutuhkan sistem pendinginan yang mampu bekerja optimal. Karena  tidak bisa mengandalkan air sebagai cairan pendingin,  digunakan radiator coolant yang mampu mencapa titik didih lebih tinggi.

Radiator Coolant, Perhatikan Jenisnya

Secara umum, ada dua jenis radiator coolant. Pertama, radiator coolant  jenis konsentrat yang biasanya memiliki sifat cenderung kental.  Radiator coolant jenis konsentrat  harus dicampur dengan air terlebih dahulu sebelum digunakan. Ikuti petunjuk pabrikan untuk membuat  perbandingan campuran radiator konsentrat dengan air. Contohnya, campuran radiator coolant konsentrat dengan air ada yang mempunyai perbandingan 50:50 yang berarti 50% volume radiator coolant dicampur dengan 50% volume air.

Radiator Coolant, Perhatikan Jenisnya

Dalam perkembangan kemudian, radiator coolant jenis konsentrat dinilai kurang praktis karena hasil selalu menakar dan mencampur. Hal itu mendorong lahirnya radiator coolant jenis kedua—radiator coolant siap pakai—yang bisa langsung dituang ke dalam radiator tanpa tambahan apapun.

KOMENTAR (0)