Rawan Karat, Jangan Biarkan Tangki Bensin Motor Kosong!

Rawan Karat, Jangan Biarkan Tangki Bensin Motor Kosong!

Salah satu kebiasaan yang banyak dilakukan pengguna sepeda motor adalah, membiarkan tangki bensin kosong, sebelum akhirnya diisi kembali. Bahkan banyak pengguna sepeda motor yang lebih memilih untuk mengisi ulang bensin saat indikator bensin menunjukkan huruf E.

Kebiasaan ini jelas sangat berbahaya, tangki bensin yang dibiarkan dalam kosong atau sedikit bahan bakar, berisiko menyebabkan kondensasi, dan timbulnya air dalam tangki. Kasus ini memang kerap terjadi pada motor sport, tapi bukan tidak mungkin akan terjadi pula pada jenis motor lainnya.

Yang jadi masalah, setelah tangki bensin diserang karat, untuk membersihkannya tergolong sangat sulit. Bahkan karat tergolong sangat mudah mengendap di bensin, hingga akhirnya serpihan karat tersebut akan masuk ke fuel pump alias pompa bensin.

Dari sini sebenarnya kamu sudah dapat menyimpulkan. Yup, proses pembakaran bensin akan terhambat, dan usia pakai busi akan lebih pendek. Yang paling buruk, serpihan karat akan menghalangi prises pembakaran dan menyebabkan motor sering mogok.

Terus bagaimana solusinya?

Solusi terbaik yang bisa kamu lakukan adalah, jangan pernah membiarkan tangki besin kosong dalam waktu yang lama. Setelah indikator bensin sudah menunjukkan angka 50 persen, segera lakukan pengisian ulang bensin untuk menjaga tangki bensin tetap penuh.

Jika tangki bensin motor kamu sudah terlanjur berkarat, solusi terbaik yang bisa dilakukan adalah, dengan melakukan pengurasan secara total. Proses pengurasan ini biasanya memakan waktu cukup lama, sehingga sangat disarankan dilakukan oleh pihak bengkel profesional.

Jika kondisi karat dalam tangki sudah sangat parah, mau tidak mau jalan terkahir adalah, dilakukan pembelahan tangki, kemudian karat tersebut dibersihkan dengan cara manual menggunakan sikat kawat. Setelah bersih, baru dilakukan upaya penyambungan kembali tangki bensin.

Sumber : Suzuki Indonesia

KOMENTAR (0)