‘Happy Go Lucky Expedition’, Pria Indonesia Ini Singgah di Kutub Utara

'Happy Go Lucky Expedition', Pria Indonesia Ini Singgah di Kutub Utara  Memulai perjalanan dari bulan Mei 2014 untuk berkeliling dunia dan telah menempuh perjalanan sejauh 70.000 km, 60 negara, dan menghabiskan 15.000 kg solar, perjalanan seorang Hartawan Setjodiningrat-atau lebih dikenal dengan nama Hauwke-dari Jakarta yang dikemas dalam ‘Happy Go Lucky Expedition’ kini telah mencapai wilayah Nordkapp, Finnmark, Norwegia.

'Happy Go Lucky Expedition', Pria Indonesia Ini Singgah di Kutub Utara  Menggunakan Toyota Land Cruiser VX tahun 1996 perjalanan Hauwke ini terbilang berat dan banyak menemui rintangan, diantaranya adalah pernah dua kali turun mesin dan satu kali ganti body mobil saat beliau mengalami kecelakaan

'Happy Go Lucky Expedition', Pria Indonesia Ini Singgah di Kutub Utara  Dilansir dari laman Facebook dan Instagram @happygoluckyexpedition, perjalanan hingga ke Kutub Utara ini masih 1/3 bagian dari rencananya berkeliling dunia, karena menurut perkiraan, dirinya masih harus menghabiskan waktu 10 tahun untuk bisa benar-benar telah mengelilingi ‘jagat raya’ ini.

'Happy Go Lucky Expedition', Pria Indonesia Ini Singgah di Kutub Utara  “Saat ini saya sudah berada di wilayah Nordkapp”. Hal tersebut dikatakan oleh Hauwke  dalam video yang di unggah di laman Facebook sembari menunjukkan sebuah monumen, pertanda bahwa itulah titik terakhir kawasan Eropa bagian Utara dari perjalanan yang bisa dilalui dengan mobil.

'Happy Go Lucky Expedition', Pria Indonesia Ini Singgah di Kutub Utara  Menurut informasi yang juga didapat dari laman facebook dan instagramnya, seorang pengusaha komponen otomotif tersebut masih harus melanjutkan perjalanan kira-kira 10 tahun lagi untuk bisa benar-benar berkeliling dunia.

'Happy Go Lucky Expedition', Pria Indonesia Ini Singgah di Kutub Utara  Dan beberapa negara serta wilayah yang akan dilewati Hauwke dalam perjalanan ‘Happy Go Lucky Expedition’ selanjutnya adalah Canada, Alaska-Amerika Serikat, Amerika Selatan, Afrika Selatan, Asia Tengah, Australia, New Zealand, Tansmania, Papua Nugini dan kembali ke Indonesia.

KOMENTAR (0)