Ini 4 Faktor yang Cepat Menguras Kemampuan Aki Mobil

Ini 4 Faktor yang Cepat Menguras Kemampuan Aki Mobil

Aki merupakan salah satu komponen mobil yang paling sering diganti karena masa umurnya ataupun masa pakainya. Karena, aki prinsipnya sama seperti sebuah baterai yang harus diganti setelah periode waktu atau penggunaan tertentu.

Umumnya, aki bermodel kering bisa bertahan selama kurang lebih 2 tahun. Namun, ada juga kejadian dimana aki bisa habis dalam waktu yang cepat, bahkan terkadang hitungan hari.

Hal ini terjadi bisa karena beberapa faktor, mulai dari kelalaian penggunaan, kerusakan, defek, kesalahan kecil, hingga penambahan aksesori yang tidak sesuai standar.

Seperti dikutip dari laman resmi Hyundai Indonesia, berikut ini 4 faktor yang cepat menguras kemampuan aki mobil:

  1. Kelalaian Penggunaan

Salah satu faktor yang paling sering terjadi adalah kelalaian ketika meninggalkan mobil, misalnya meninggalkan lampu kabin menyala saat diparkir semalaman yang bisa menguras aki dengan cepat.

  1. Kerusakan Komponen 

Kemudian, bisa saja mobil mengalami masalah pada alternator atau dinamo sehingga mesin tidak mengisi daya aki. Cepat atau lambat, aki pun akan habis atau soak. Jika menemui masalah ini, mohon diingat, untuk langsung kunjungi bengkel resmi Hyundai, agar bisa langsung ditangani.

  1. Defek 

Lalu, bisa saja aki mengalami defek atau cacat produksi. Setiap produsen aki memiliki standar yang berbeda. Namun umumnya, untuk model aki kering, bisa bertahan selama kurang lebih 2 tahun atau 30.000km. Jika terjadi defek, harus dicek terlebih dahulu dengan pihak terkait untuk memastikannya.

  1. Penambahan Aksesori

Harap hati-hati sebab penambahan aksesori yang tak tepat, apalagi yang tidak sesuai standar, bisa menimbulkan gangguan secara sistem. Misalnya menambah perangkat audio yang memakan daya besar dan menyuntik daya dari aki secara langsung. Hal ini bisa menyebabkan “kebocoran” saat mobil dimatikan dan bisa menggerus daya aki secara perlahan.

 

 

KOMENTAR (0)