Tata Motors Enggan Jualan Mobil Penumpang di Indonesia, Kenapa?

Tata Motors Enggan Jualan Mobil Penumpang di Indonesia, Kenapa?

Tata Motors Distribution Indonesia (TMDI) selaku agen pemegang merek (APM) Tata Motors di Indonesia mengungkapkan alasan kenapa masih belum mau meramaikan segmen passanger car tahun ini.

Padahal, pertama kali kemunculannya di Indonesia diawali dengan meluncurkan tiga produk dari segmen mobil penumpang seperti Tata Vista, Tata Storme dan Tata Aria. Hingga saat ini belum ada produk terbaru segmen passenger car lagi yang dijadikan senjata untuk pasar Tanah Air.

Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta, mengatakan bahwa saat ini pihaknya hanya berhenti sejenak dari pasar kendaraan penumpang. Pihak Tata beranggapan bahwa kondisi di Indonesia saat ini lebih menguntungkan untuk segmen kendaraan niaga.

Tata Motors Enggan Jualan Mobil Penumpang di Indonesia, Kenapa?

“Menurut saya kendaraan penumpang bukan prioritas di Indonesia, karena di negara berkembang, masih banyak pembangunan. Jadi kendaraan komersial seperti truk lebih dibutuhkan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (15/5).

Alasan lainnya, moda transportasi umum seperti bus dan MRT (moda raya terpadu) juga opsi yang disediakan pemerintah saat ini untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Pasar kendaraan niaga atau komersial dianggap paling potensial karena segmen tersebut terus tumbuh. Ini terjadi karena didukung beberapa faktor seperti pembangunan infrastruktur yang terus diprioritaskan oleh pemerintah.

“Menurut saya kendaraan penumpang bukan prioritas di Indonesia, karena di negara berkembang seperti Indonesia masih banyak pembangunan, sangat bagus untuk kendaraan komersial seperti truk, kendaraan transportasi bus, tambang,” jelas Biswadev.

Tata Motors Enggan Jualan Mobil Penumpang di Indonesia, Kenapa?

“Berdasarkan data Gaikindo juga terlihat kendaraan penumpang mengalami stagnan, sementara kendaraan komersial terus tumbuh,” tambahnya.

Kini, Tata Motors menargetkan untuk melengkapi seluruh segmen dalam bisnis kendaraan komersial. Meski begitu, bukan berarti suatu saat ini Tata Motors enggan kembali bermain di pasar kendaraan penumpang.

“Kami hanya rehat sejenak, jadi nanti ada kemungkinan kami kembali memasarkan kendaraan penumpang di Indonesia,” tandas Biswadev.

 

KOMENTAR (0)