“Urban Concept” Buatan Mahasiswa Indonesia Juara di London

SHELL ECO-MARATHON DRIVERS’WORLD CHAMPIONSHIP

Grand Final Shell Eco-Marathon Drivers Worlds Championship sukses berlangsung di Queen Elizabeth Olympic Park, London, Inggris pada Minggu (8/7). Hasilnya, tim mahasiswa Indonesia berhasil mencetak prestasi gemilang dengan mobil Urban Concept Sapuangin XI Evo 2.

Tim ITS 2 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) berhasil menjadi juara pertama dengan mobil Urban Concept dan tercatat sebagai mobil tercepat dan terhemat di ajang bergengsi bertaraf internasional.

SHELL ECO-MARATHON DRIVERS’WORLD CHAMPIONSHIP

Tim ITS Team 2 yang mengusung mobil UrbanConcept berbahan bakar Gasoline berhasil mengungguli 8 tim lainnya yang mewakili Asia, Amerika dan Eropa.  Sementara posisi kedua ditempati oleh Tim Sask Eco UC dari Kanada , dan tim Toulouse Ingenierie Multidisciplinaire dari Perancis yang berhasil menempati posisi ketiga.

Manager Tim ITS Team 2,  Rafi Rasyad mengungkapkan rasa bahagianya setelah timnya berhasil menjuarai kompetisi adu cepat mobil hemat energi. “Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Kerja keras kami bersama tim dan dosen pembimbing selama berbulan-bulan terbayar dengan  menjadikan karya kami Sapuangin XI Evo 2 sebagai mobil  yang tercepat dan terhemat di dunia. Kami sangat bersyukur dan bahagia karena dapat mempersembahkan prestasi terbaik kami di ajang dunia ini kepada Indonesia.”

SHELL ECO-MARATHON DRIVERS’WORLD CHAMPIONSHIP

“Kami tak henti-hentinya mengucapkan syukur kepada Allah S.W.T atas pencapaian ini. Dukungan yang diberikan oleh banyak pihak, baik dukungan moril maupun materiil,  kami rasakan telah memberikan semangat tersendiri bagi tim. Ucapan terima kasih patut kami sampaikan kepada Shell Indonesia atas dukungan  penuh untuk tim kami. Kemenangan ini bukan hanya milik kami, namun milik bersama, bangsa Indonesia,” tambah Rafi.

Darwin Silalahi, President Director & Country Chairman PT Shell Indonesia menyampaikan rasa bangga serta bahagia atas perjuangan dan pencapaian Tim mahasiswa Indonesia pada gelaran inovasi tingkat dunia Make the Future Live di London. “Selamat untuk keberhasilan tim mahasiswa Indonesia yang berhasil memborong dua penghargaan yang diperebutkan di kompetisi inovasi tingkat dunia di festival Shell Make the Future Live ini. Sungguh pencapaian sempurna, yang membuktikan bahwa keunggulan tim Indonesia telah teruji dan mempunyai daya saing yang diakui di tingkat dunia. Mereka tidak hanya cerdas, kreatif, inovatif dan tangguh namun mempunyai kemampuan berpikir visioner, jauh ke masa depan. Saya berharap mereka mampu menjadi pionir bagi pemuda-pemuda lain dalam bergerak, menjadi agent of change, pembawa perubahan yang akan membawa bangsa ini lebih maju.”

SHELL ECO-MARATHON DRIVERS’WORLD CHAMPIONSHIP

Tak hanya kepada tim pemenang, Darwin pun memberikan apresiasi kepada dua tim mahasiswa Indonesia lainnya yang juga telah berhasil ikut berkompetisi di ajang Shell Eco-marathon Drivers’ World Championship Grand Final ini. “Ketangguhan dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh kedua tim tersebut telah berhasil menghantarkan mereka hingga dapat tampil di kompetisi tingkat dunia ini,” ujar Darwin.

Prestasi yang dicapai tim mahasiswa Indonesia di ajang Shell Eco-marathon Drivers’ World Championship tahun ini semakin mengukuhkan posisi tim Indonesia sebagai tim yang senantiasa diperhitungkan dalam ajang kompetisi mendesain, menciptakan dan mengendarai mobil paling  hemat energi di tingkat regional maupun dunia.

Dengan torehan terbaik di Drivers’ World Championship Grand Final 2018, Tim ITS Team 2 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya berhak mendapatkan hadiah berupa pengalaman berharga yakni sepekan berada di Scuderia Ferrari, Maranello, Italia yaitu markas dari pabrikan mobil Ferrari yang bergerak di bidang balap mobil, khususnya Formula 1.

Mereka akan bertemu dengan tim Scuderia Ferrari dan berkesempatan untuk berdiskusi dan mendapatkan berbagai saran-saran teknis para teknisi ahli Scuderia Ferrari mengenai cara-cara untuk meningkatkan performa kendaraan. Pengalaman yang didapat akan menjadi pengalaman berharga dan ilmu yang didapat akan dapat direalisasikan dan digunakan untuk meningkatkan performa  kendaraan mereka untuk ajang Shell Eco-marathon di tahun berikutnya.

 

KOMENTAR (0)