Truk Amerika vs Truk Eropa : Ini Dia Bedanya!

Truk Amerika vs Truk Eropa : Ini Dia Bedanya!

Tidak perlu menjadi seorang truck enthusiast untuk bisa membedakan antara American truck dan  European truck. Yang pasti, dibutuhkan sedikit pendalaman untuk memahami kenapa kedua truk tersebut tampil dengan perbedaan yang sangat kontras. Tentunya yang paling mudah untuk membedakan truk Amerika dan truk Eropa adalah dengan melihat desain secara keseluruhan.

Truk Amerika vs Truk Eropa : Ini Dia Bedanya!

Truk Amerika

Pada umumnya, truk di Amerika Serikat dan Australia menganut desain yang disebut “conventional cab”. Secara teknis, desain tersebut mengacu pada posisi kabin yang berada di belakang mesin sehingga serupa dengan kendaraan konvensional. Posisi pengemudi berada  jauh   di bagian belakang  dan memantau kondisi lalu lintas jalan sambil menikmati pemandangan kap mesin berukuran panjang ketika sedang mengemudikan truknya. Faktor lainnya adalah banyak pengemudi truk di Amerika Serikat berstatus owner operator sehingga mereka menjadikan truk sebagai rumah berjalan dan butuh truk dengan kabin lapang untuk tidur. Selanjutnya, kondisi jalan di Amerika Serikat yang didominasi jalur lurus dan lebar memungkinkan untuk melaju kencang hingga di atas 100 km/jam sehingga truk berkabin konvensional dengan wheel base panjang memberikan kenyamanan dan stabilitas.

Truk Amerika vs Truk Eropa : Ini Dia Bedanya!

Truk Eropa

Mayoritas truk Eropa memiliki desain cab over engine alias mesin di bawah kabin (dan pengemudi duduk di atas mesin). Ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satunya adalah regulasi Uni Eropa yang membatasi panjang total truk (truk dan kontainer) atau panjang maksimum tidak lebih dari 18,75 meter. Memang ada pengecualian untuk panjang total truk pada beberapa negara Eropa, namun secara keseluruhan tidak jauh dari angka tersebut. Dengan demikian, desain cab over engine adalah jawaban untuk regulasi 18,75 meter tadi. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah kondisi lalu lintas dan jalan di Eropa yang    relatif padat, sempit, berliku dan lahan parkir terbatas. Truk dengan hidung rata tentunya memudahkan pengemudi untuk bermanuver melalui kondisi tersebut. Dan terkait dengan aspek servis, kabin jungkit (tilt cab) menjadi  solusi untuk mengakses mesin.

 

KOMENTAR (0)