Banyak teknologi masa depan dipamerkan dalam ajang Cunsumer Electronics Show (CES) 2019, diantaranya adalah pengembangan mobil yang dipercepat menuju masa depan yang sepenuhnya otonom dan serba listrik.
Maka tidak heran dalam ajang ini begitu banyak mobil konsep yang berlomba-lomba memamerkan teknologi masa depannya kepada pengunjung. Salah satunya adala Byton yang membawa dua mobil konsepnya, yaitu M-Byte dan K-Byte. Bahkan kedua kendaraan tersebut sudah terlihat seperti sempurna.
Dibandingkan K-Byte yang dirancang untuk tahun 2021, Crossover M-Byte diperkirakan akan memasuki lini produski terlebih dahulu tahun ini dan akan memasuki pasar Amerika dan Eropa tahun 2020 mendatang.
M-Byte menawarkan tampilan infotainment berorientasi lanskap raksasa di dasbornya lengkap dengan layar panjang 48-inci. Sistem ini juga dilengkapi dengan versi Amazon Alexa yang dapat disesuaikan, dan dapat membantu memonitor detak jantung dan tekanan darah penghuninya.
Adapun fitur eksterior, meskipun kedua konsep datang dengan pegangan pintu ‘invisible’ dan kamera pandangan samping, kita tahu bahwa versi produksi M-Byte akan terlihat lebih sederhana.
Untuk versi produksinya sendiri, M-Byte penggerak roda belakang dilengkapi dengan motor listrik tunggal berbaterai 71kWh. Mobil dengan tenaga 268HP dan torsi 400Nm ini diyakini mampu dikendarai hingga 400km.
Sementara untuk varian penggerak empat roda di sisi lain akan menampilkan dua motor listrik, dengan output gabungan 469 HP dan torsi 710 Nm, baterai 95 kWh-nya memungkinkan untuk melakukan perjalanan 520 km (323 mil) dengan sekali pengisian daya.
Pada awalnya, pembeli akan mendapatkan teknologi semi-otonom Level 3 pada M-Byte, meskipun kapabilitas Level 4 akan tiba nanti melalui pembaruan perangkat lunak.
KOMENTAR (0)