Modifikasi Jok Mobil: Paten, Semi-Paten, Sarung

Seringkali jok mobil bawaan dari pabrikan terasa kurang nyaman. Terbuat dari bahan yang kasar, kurang menyerap panas, bahkan cepat kotor. Solusinya adalah memodifikasi jok.

Ada tiga jenis modifikasi jok mobil: Paten, Semi-Paten, dan Sarung. Namun, orang awam biasanya hanya mengenal satu istilah: “Membungkus jok”. Padahal, menurut Setiyanto, General Manager PT Polystar International, produsen sarung jok merek MBtech, “Hasil dan penampilan dari ketiga cara pembungkusan jok mobil tersebut berbeda sangat signifikan terhadap kualitas dan kenyamanannya.”

  

Jok Paten

Istilah modifikasi jok sebenarnya paling tepat untuk Jok Paten.

Dikerjakan melalui pelepasan lapisan jok lama, dan diganti dengan bahan pelapis yang baru. Kemudian dilakukan fitting body yang disesuaikan dengan bentuk pola dan kondisi kendaraan. Bahkan tak jarang dilakukan pula penggantian dan penambahan busa. 

Hasilnya, Jok Paten akan terlihat sangat pas, firm, rapi, dan lebih nyaman. 

Keuntungan sistem Jok Paten adalah bisa menonjolkan kualitas jahitan, pola, model dan kombinasi warna jok. Tampak sebagai produk handmade yang lebih bernilai, dan dapat disesuaikan dengan selera serta keinginan pemilik kendaraan agar tampil lebih bergaya dan eksklusif.

 

Jok Semi-Paten

Seringkali ditawarkan sebagai modifikasi dari Jok Paten. 

Padahal, cara pembungkusan Jok Semi-Paten lebih mirip dengan pemasangan Jok Sarung: Tanpa melepas lapisan jok lama, dan hanya ditumpuk menggunakan sarung jok yang sudah dibuat sebelumnya. Perbedaannya hanya pada cara mengikatnya. Jika Jok Sarung menggunakan tali-tali atau risleting, maka Jok Semi-Paten dijahit di beberapa bagian – biasanya di bagian bawah jok. 

Seperti Jok Paten, pengerjaan Jok Semi-Paten tetap dilakukan pembongkaran jok dari posisi dek kabin yang terlihat. Namun, kualitas hasilnya berbeda sangat jauh. Risiko menggelembung dan lapisan bahan terlihat tidak pas, sangat mungkin terjadi, karena penguatan bahan pelapis di jok tidak dilakukan di seluruh bagian secara sempurna.

 

Jok Sarung

Dikerjakan tanpa melepas jok lama. Bahkan, saat pembungkusan sarung, posisi jok tidak perlu dibongkar total dari dek kabin mobil, karena hanya dibutuhkan ikatan beberapa tali untuk pemasangannya. 

Akibatnya, penampilan Jok Sarung kelihatan tidak rapi, menggelembung, dan mudah bergeser, sehingga tidak nyaman digunakan.

Namun, Jok Sarung dianggap sebagai jenis dan cara modifikasi yang paling praktis dan relatif murah. Umumnya digunakan hanya untuk melindungi jok asli agar tidak rusak atau kotor, sehingga pada saat mobil akan dijual kembali, jok aslinya masih terlihat bagus yang, diyakini, bisa menambah nilai jual mobil.

Tentu saja itu anggapan yang belum tentu benar. Kebanyakan pemilik kendaraan memodifikasi jok mobil sesuai selera dan keinginan pribadi, bukan karena ingin dijual kembali.

Nah, sekarang tinggal Anda pilih jenis modifikasi jok mana yang Anda mau. Namun, sebelum melakukan eksekusi, Anda perlu meyakini bahwa apa yang Anda inginkan benar-benar dipahami petugas bengkel (seatmaker). Pastikan bahwa Anda bukan hanya ingin “membungkus jok” saja.

Jika Anda ingin Jok Paten, cermati betul hingga hasil akhirnya. Jangan sampai dipasang dengan cara Jok Semi-Paten, atau bahkan hanya dibungkus sarung karena terjadi miskomunikasi antara Anda dengan pihak seatmaker.

Jadi, pilihlah bengkel atau seatmaker  yang bonafid. Diskusikan keinginan Anda – mulai dari model jok, warna, bahan, sampai cara pengerjaan – dengan mereka. Setelah Anda yakin pilihan Anda sudah tepat, barulah lakukan eksekusi.

 

KOMENTAR (0)