Mesin 4D56, Sang Pekerja Sejati

Mesin 4D56, Sang Pekerja Sejati

Di Indonesia, jarang ditemui  mesin diesel yang mempunyai masa dinas hingga lebih dari 25 tahun. Nah salah satu mesin diesel yang mampu meraih prestasi luar  biasa tersebut adalah mesin diesel Mitsubishi 4D56 yang mulai berdinas di Indonesia sejak tahun 1988 sampai sekarang alias sudah 32 tahun. Menilik aspek teknisnya, mesin diesel 4D56 termasuk dalam  keluarga besar mesin Mitsubishi Astron dengan karakter dasar empat silinder segaris, timing belt (belt-driven overhead camshaft), kapasitas 2.477 cc/2,5 liter,  bore x stroke = 91,1 mm × 95 mm dan pertama kali diperkenalkan pada tahun  1980. Dari sisi pemakai, mesin 4D56 terkenal bandel, tangguh, dan mudah diperbaiki sehingga populer sebagai mesin donor untuk mobil lain (engine swap).

Mesin 4D56, Sang Pekerja Sejati

Dari sisi operasional, mesin 4D56 (terutama versi turbo diesel) menjadi salah satu mesin turbo diesel favorit yang digunakan pada berbagai mobil penumpang di pasar Jepang. Selain untuk Jepang, mesin 4D56 juga digunakan secara meluas pada SUV, MPV, dan pick-up Mitsubishi yang beredar di pasar global. Seiring perjalanan waktu, performa mesin 4D56 terus disempurnakan dengan penerapan berbagai teknologi diesel modern seperti  turbo VGT dan sistem common rail direct injection sehingga tetap up-to-date dan mampu menjawab tuntutan kebutuhan.

Penggunaan mesin 4D56 di Indonesia

Mitsubishi Colt L 300, mesin 4D56 NA (non turbo), 74 hp/133 Nm (1988 – sekarang)

Mitsubishi L 200 Strada, mesin 4D56 turbo intercooler, 100 hp/245 Nm (2002)

Mitsubishi Strada Triton, mesin 4D56 DOHC turbo intercooler  DI-D common rail 136 hp/320 Nm (2008)

Mitsubishi Strada Triton Hi Power, mesin 4D56 DOHC turbo VGT intercooler  DI-D common rail 178 hp/350 Nm (2014)

Mitsubishi Triton, mesin 4D56 DOHC turbo VGT intercooler  DI-D common rail 178 hp/400 Nm (2015)

Mitsubishi Triton Athlete, mesin 4D56 DOHC turbo VGT intercooler  DI-D common rail 178 hp/400 Nm (2018)

Mitsubishi Pajero Sport generasi kedua, mesin 4D56 DOHC turbo intercooler  DI-D common rail 136 hp/320 Nm (2009).

Mitsubishi Pajero Sport generasi kedua, mesin 4D56 DOHC turbo VGT intercooler  DI-D common rail 178 hp/350 Nm (2011)

Mitsubishi Pajero Sport generasi ketiga, mesin 4D56 DOHC turbo intercooler  DI-D common rail 136 hp/324 Nm (2016)

KOMENTAR (0)