Hari Ketujuh, Turing PPMKI ‘Jejak Roda Petualang’ Lanjut ke Parapat

Hari Ketujuh, Turing PPMKI 'Jejak Roda Petualang' Lanjut ke Parapat

Perjalanan turing Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) bertema ‘Jejak Roda Petualang’ yang menempuh jarak 3.715 km terus berlanjut. Setelah singgah di Lampung, Palembang, Jambi, Muara Bungo, Bukittinggi dan Sibolga, perjalanan peserta turing inipun berlanjut menuju Parapat, Danau Toba, Sumatera Utara.

Meskipun telah melewati perjalanan ribuan kilometer, tapi masih terlihat jelas keceriaan di wajah setiap peserta, apalagi sepanjang perjalanan mereka selalu disuguhi pemandangan indah yang beraneka ragam, begitu juga saat peserta ‘melibas’ rute Sibolga menuju Parapat, Danau Toba.

Hari Ketujuh, Turing PPMKI 'Jejak Roda Petualang' Lanjut ke Parapat

Salah satu peserta dari Bekasi, Riono Maulana, mengatakan bahwa ketertarikannya mengikuti turing nasional PPMKI ‘Jejak Roda Petualang’ menuju Sabang KM.0 ini karena selama ini masih banyak orang yang mungkin menyepelekan keberadaan mobil-mobil kuno.

Hari Ketujuh, Turing PPMKI 'Jejak Roda Petualang' Lanjut ke Parapat

Nah, dengan turing dari Jakarta menuju Sabang KM.0 ini, iapun ingin membuktikan bahwa kendaraan kuno masih layak jalan, masih nyaman dan kuat, selama dirawat dengan baik. “Jadi kita buktikan bersama PPMKI, mobil diatas 40 tahun ternyata masih sanggup menempuh perjalanan dengan jarak 3.715 kilometer,” kata Riono saat ditemui di Parapat, Sumatera Utara, Selasa (11/5).

Hari Ketujuh, Turing PPMKI 'Jejak Roda Petualang' Lanjut ke Parapat

Selain itu, turing inipun juga untuk menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa dahulu ada mobil-mobil kuno seperti yang dikendarai peserta turing ‘Jejak Roda Petualang’ ini. Ini terlihat dari antusiasme masyarakat di sepanjang perjalanan, saat rombongan mobil klasik ini melintas di wilayah mereka. “Inilah salah satu cara PPMKI dalam memperkenalkan kepada generasi muda, bahwa di Indonesia ini masih banyak mobil-mobil kuno yang masih mampu dikendarai jarak jauh,” tambah Riono.

Hari Ketujuh, Turing PPMKI 'Jejak Roda Petualang' Lanjut ke Parapat

Pria yang menggunakan Volkswagen Beetle 1303 keluaran 1973 ini mengaku, selama perjalanan dari Jakarta hingga Parapat tak pernah mengalami kendala yang berarti. Dalam perjalanan ini, dirinya juga sangat takjub dengan keindahan alam yang tersaji. “Sebelumnya banyak yang saya tidak ketahui, namun melalui perjalanan ini, saya bisa lebih tahu tempat wisata dan adat istiadat masyarakat Sumatera,” ungkapnya.

Hari Ketujuh, Turing PPMKI 'Jejak Roda Petualang' Lanjut ke Parapat

Riono juga mengaku sangat senang bisa mengikuti acara PPMKI ini, karena selain berwisata, peserta juga mengadakan kegiatan sosial di beberapa daerah yang dilewati. “Semoga kedepannya, acara-acara seperti ini akan terus dilaksanakan oleh PPMKI,” pungkas Riono. **MS/ Foto-foto: Agus Budi

TAGS

KOMENTAR (0)