Tesla Tergiur Masa Depan Negara Tirai Bambu

Pasar kendaraan listrik yang menjanjikan di Negara “Tirai Bambu” membuat CEO Tesla, Elon Musk, menyatakan kesediaan membangun fasilitas produksi pertama di luar Amerika.

Dikabarkan salah satu fasilitas produksi di Tiongkok sangat siap memproduksi 500.000 unit kendaraan setiap tahunnya.

Kesepakatan dengan pemerintah Tiongkok tersebut diharapkan mampu menekan tarif impor dan membuat harga Tesla semakin terjangkau.

Dikabarkan akibat perang dagang yang saat ini tengah dilancarkan antara Amerika dan Tiongkok membuat harga awal Tesla S $22.647 menjadi $37.744.

Musk memastikan bahwa didirikannya fasilitas produksi di Tingkok membuat harga Tesla lebih kompetitif berbanding dengan mobil listrik lokal seperti buatan BYD.

Diperkirakan, Musk telah mempersiapkan Tesla Model Y bergenre crossover dan diperkirakan permintaannya bisa tembus 1 juta unit secara global. Selain itu Model 3 juga akan dibuat di fasilitas produksi baru tersebut.

Wajar bila Tesla mengincar Tiongkok sebagai ladang baru untuk melipatgandakan penjualan secara global. Karena pasar mobil di Tiongkok tahun lalu mencapai 28 juta unit. Bahkan pada tahun  2025 bisa tembus 35 juta unit. Kemduian dilanjutkan pada tahun 2030, semua kendaraan baru yang dijual harus 100% andalkan tenaga listrik.

KOMENTAR (0)