First Ride | 2016 Ducati 821: Monstrolicious

Saat mendengar nama “Ducati”, yang terlintas dalam benak adalah: Sepeda motor Italia, merah, dan… Monster. Cukup banyak model yang dihasilkan oleh Ducati, namun yang paling populer di kalangan para biker sepertinya memang “cuma” Monster.

Saya teringat saat pertama kali melihat sosok Ducati Monster di edisi Majalah Cycle World, sekitar 20 tahun silam. Pada awal kemunculannya, Ducati Monster tampil begitu sederhana, garang, macho, dan sedikit liar. Sosok sepeda motor sport touring ini tampil tanpa jubah, dan menjadi salah satu tolok ukur trend moge pada saat itu.

 

Seiring berjalannya waktu, sang Monster terus mengalami evolusi. Ducati selalu mengaplikasikan teknologi terbaru pada sang Monster tanpa meninggalkan ciri khas desainnya yang sederhana namun seksi. Setidaknya, hingga saat ini, terdapat 300.000 unit Monster yang beredar di jalan raya sejak pertama kali diproduksi pada awal 1993. Bagi para Ducatisti, Monster adalah salah satu motor favorit mereka.           

Beberapa waktu lalu, Ducati melansir Monster generasi terbaru M821 di kota Bologna, Italia. Monster M821 adalah varian terkecil dari keluarga Monster yang dipasarkan saat ini. Kendati terus mengalami evolusi desain dan teknologi, namun generasi terbaru Monster 821 masih memiliki roh “Papa Monster”—Ducati Monster 900.

 

Rangka teralis pipa tubular masih dipertahankan, kendati kini terlihat lebih minimalis. Persis di bawah tangki terpasang mesin Testastretta 11° L-Twin berkapasitas 821 cc, dengan katup Desmodromic. Tenaga sebesar 112 hp dan torsi 92 Nm yang dihasilkan memang tak seberingas Panigale maupun Multistrada, namun dapat Anda rasakan pada setiap perpindahan gigi transmisi 6 speed-nya.

Mesin generasi terbaru dari Ducati yang diusung oleh M821, dilengkapi tiga pilihan setting: Urban, Touring, dan Sport. Ketiga mode setting mesin ini terkoordinasi dengan sistem kontrol traksi, yang akan menyesuaikan traksi roda dengan output mesin. Pengendaraan M821 pun dilengkapi sistem kendali Ride by Wire. Dengan perangkat ini, kinerja throttle menjadi lebih responsif.

 

Posisi duduk dapat diatur ketinggiannya antara 785 sampai 810mm, sesuai gaya berkendara dan postur tubuh pengendara. Dengan posisi berkendara yang nyaman, pengendara tak akan merasa lelah kendati menempuh jarak yang cukup jauh.

Pengendaraan M821 pun terbilang gesit dan lincah di berbagai kondisi lintasan, mulai dari padatnya arus lalu-lintas kota, jalan berkelok dan menanjak, hingga trek aspal yang lurus dan panjang. Suspensi depan mengandalkan garpu up-side down, berukuran 43mm dari KYB. 

 

Sedangkan suspensi belakang dipercayakan pada peredam kejut monoshock lansiran Sachs, yang dipadukan dengan lengan ayun ganda berbahan aluminium. Roda depan dan belakang bergaya naked bike ini menggunakan perpaduan velg alloy 10-spoke berukuran 17 inci, dengan balutan karet bundar Pirelli Diablo Rosso II.

Fitur keselamatan berkendara Ducati Monster M821 terbilang cukup lengkap. Perangkat penghenti putaran roda motor made in Italia ini dipercayakan pada rem Brembo, yang juga buatan Italia. Sepasang cakram berukuran 320 mm, dengan Monobloc Brembo M4-32 kaliper 4-piston, terpasang pada roda depan. Sedangkan pada roda belakang menggunakan cakram tunggal berukuran 245 mm dengan kaliper 2 piston. Sistem pengereman dilengkapi dengan ABS.

Bagi para pecinta instrumen bergaya retro, Anda tak akan menemukan speedometer analog pada M821. Seluruh instrumen seperti tachometer, speedometer, kapasitas BBM, konsumsi BBM, dan sejumlah instrumen indikator terintegrasi dalam sebuah layar LCD.

Dengan gaya tampilan dan teknologi modern yang diusung M821, Ducati Monster tetap menjadi idola para Ducatisti dan para pengemar naked bike Italia. Ibarat sebuah pizza, apa pun isinya, tetaplah sebuah pizza….

 

Spesifikasi:

  • Mesin: Testastretta 11° L-Twin 821cc, 4 katup Desmodromic per silinder, pendingin air
  • Tenaga/Torsi: 112hp @ 9250rpm/ 89,4Nm @ 7750rpm
  • Rasio kompresi: 12,8:1
  • Suplai BBM: Electronic fuel injection system, 53mm throttle bodies with full Ride by Wire
  • Transmisi: 6 speed manual
  • Bobot kosong: 179,5kg
  • Kapasitas tangki: 17,5 liter
  • Dimensi (PxLxT): 2170 x 800 x 1055 mm
  • Tinggi jok: Adjustable 785 – 810 mm
  • Jarak sumbu roda: 1480 mm
  • Rake: 24,3°
  • Trail : 93,2mm
  • Velg/ban : 10-spoke light alloy 3,50 x 17 inci, Pirelli Diablo Rosso II 120/70 ZR 17 (depan)

                   10-spoke light alloy 5,50 x 17 inci, Pirelli Diablo Rosso II 180/60 ZR17 (belakang)

  • Rem: 2 x 320mm semi-floating discs, Monobloc Brembo M4-32 callipers, 4-pistons, axial pump with ABS (depan), 245mm disc, 2-piston floating calliper with ABS (belakang)
  • Suspensi: KYB upside down 43mm fork (depan), Sachs progressive linkage with adjustable monoshock. Aluminium double-sided swingarm (belakang)

KOMENTAR (0)