Tata Motors Luncurkan Identitas Baru Connecting Aspiration

Tata Motors Luncurkan Identitas Baru Connecting Aspiration Lima tahun sudah Tata Motors hadir dan meramaikan dunia otomotif di Indonesia, khususnya pada segmen kendaraan komersial dan pick-up semakin menegaskan bahwa kehadiran merek India ini tidak hanya dalam jangka pendek, namun memang untuk jangka panjang. Untuk itu, PT Tata Motors Ditributor Indonesia (TMDI) terus berupaya merangkul konsumen di dua segmen itu dengan meluncurkan identitas barunya, yaitu Connecting Aspiration.

Tata Motors Luncurkan Identitas Baru Connecting Aspiration Biswadev Sengupta, Presiden Direktur PT Tata Motors Distributor Indonesia mengatakan, inti bisnis Tata Motors adalah setia menjaga pelanggan dan mendengar serta mengakomodir aspirasi masyarakat dan terus berusaha menjadi yang terdepan dalam menciptakan berbagai solusi mobilitas yang inovatif.

Tata Motors Luncurkan Identitas Baru Connecting Aspiration “Dan bagi kami, Connecting Aspiration telah menjadi corporate branding dan telah menjadi sebuah sistem cerdas yang menghubungkan antara perusahaan dan kebutuhan aspirasi masyarakat,” kata Biswadev saat ditemui dalam acara buka bersama dengan media di Jakarta, Senin (4/6).

Tata Motors Luncurkan Identitas Baru Connecting Aspiration Ditambahkan oleh Biswadev, dengan berlandaskan semangat baru ini kami akan terus memberikan beragam penawaran yang sesuai dengan aspirasi pelanggan dan akan berupaya memperkuat posisi Tata Motors sebagai simbol inovasi pelanggan.“Connecting Aspiration adalah slogan simbolis yang merupakan gabungan dari masa lalu, saat ini dan masa depan. Mungkin terasa sederhana namun berani dan ini adalah bentuk pernyataan sekaligus tantangan,” tambah Biswadev.

Tata Motors Luncurkan Identitas Baru Connecting Aspiration Sudah menjadi niat Tata Motors untuk menerjemahkan maksud dari slogan brand yang baru dalam implementasinya, sehingga tampak nyata dan melibatkan sisi emosional. Apalagi jika melihat konsumen zaman modern saat ini mencari bentuk ekspresi diri secara spesifik melalui teknologi, pengalaman, dan ekosistem dimana mereka tinggal, pungkas Biswadev.

KOMENTAR (0)